Peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya perempuan, bayi, dan anak merupakan fokus dakwah ‘Aisyiyah sejak awal berdiri. Dakwah ‘Aisyiyah di bidang kesehatan dilakukan berbasis pada pelayanan kesehatan maupun pemberdayaan di tingkat jamaah/komunitas, antara lain dengan meningkatkan upaya penurunan angka kematian ibu melahirkan, upaya penurunan angka kematian bayi dan balita dengan prioritas program, seperti pencegahan stunting, imunisasi, ASI eksklusif, pemberian gizi seimbang, dan tumbuh kembang anak. Dalam dakwah kesehatan reproduksi, gerakan ‘Aisyiyah berbasis pada nilai-nilai Islam yang berkemajuan, serta memuliakan laki-laki dan perempuan tanpa diskriminasi; bahwa perempuan diberi kemuliaan dan perlindungan dalam menjalankan peran-peran reproduksi.
Program Kerja
- Mengintensifkan Gerakan ‘Aisyiyah Sehat (GRASS) dan Rumah Gizi berbasis al-Mā’ūn melalui peningkatan kualitas kader dalam mendukung upaya pemberdayaan masyarakat mengenai ANC (Ante Natal Care), 3T dan 4T, gizi, pencegahan stunting, penanggulangan dan pengendalian penyakit menular, pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), kesehatan jiwa, kesehatan reproduksi, Keluarga Berencana, pembinaan dan pembiasaan PHBS serta pendampingan kesehatan lansia.
- Meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan perilaku masyarakat tentang pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD), ASI ekslusif, imunisasi pada bayi/anak sebagai upaya pencegahan timbulnya penyakit dan mengurangi Angka Kematian Bayi (AKB), serta terjaminnya tumbuh kembang anak, gizi seimbang karena gizi buruk dapat menjadi penyebab terjadinya stunting pada anak, obesitas, Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY) di masyarakat.
- Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengendalian dan penanggulangan penyakit menular (TBC, HIV/AIDS, malaria dan DBD) melalui berbagai kegiatan di komunitas maupun fasilitas pelayanan kesehatan, merawat dan mengembangkan kader kesehatan sebagai dukungan dalam penanggulangan penyakit menular.
- Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, kanker serviks, kanker payudara, stroke dan hipertensi, antara lain layanan kesehatan, komunitas dan mendorong dukungan berbagai pihak termasuk alokasi dana desa.
- Meningkatkan pengetahuan, kesadaran serta partisipasi masyarakat untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan jiwa di rumah tangga, sekolah dan masyarakat, mengurangi stigma dan diskriminasi serta melakukan upaya pendampingan terhadap kasus gangguan kesehatan jiwa, baik di komunitas maupun layanan kesehatan.
- Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan reproduksi dan keluarga berencana pada keluarga dan masyarakat (khususnya perempuan dan remaja), sebagai upaya penurunan angka kematian ibu melahirkan dan pencegahan kanker (servicks/leher rahim dan payudara) melalui tes IVA/Papsmeer dengan pendekatan hak-hak perempuan berbasis nilai-nilai Islam.
- Meningkatkan mutu dan manajemen Amal Usaha Kesehatan ‘Aisyiyah (Rumah sakit, Klinik, Apotek dan lainnya) dengan memenuhi regulasi pemerintah dan mengupayakan adanya branding khusus Amal Usaha Kesehatan ‘Aisyiyah yang profesional dan berorientasi al-Mā’ūn.
- Meningkatkan sinergi dan kerjasama di bidang Kesehatan dengan sesama Amal Usaha Kesehatan Muhammadiyah/‘Aisyiyah, Perguruan Tinggi Muhammadiyah/’Aisyiyah (PTMA), pemerintah dan pihak terkait.
- Mengintensifkan advokasi berbasis evidence based dalam mendorong peningkatan kualitas dan hak kesehatan masyarakat melalui berbagai kebijakan, baik di tingkat daerah sampai di tingkat kalurahan.
Kepengurusan

Dr. Mulyaningsih, S.Kep. Ns., M.Kep

Dra. Fadhilah, M.Si.

Nurhayati KD, SE

dr. Febriana Purwaningsih

Annisa Andriyani A, MPH.

Rofiatun Chasanah, S.ST., Bdn.

Sri Jamingati Nurhidayati, A.Md.

Anik Siti Amini

Rini Widarti, SSt., FT., M.Or.

Sasmini

Lisa Luthfiyani, S.Ftr., Ftr.

Sri Aristiyani, S.Pd., SH., M.Si.

Irdawati, S.Kep.Ns., M.Si.Med.

Tien Sofiatin Al-Amien

Sri Nurhandayani
